
Bismillah . . .
Berbagi rasa,, asa,, dan kata . . .
Kawan . . . pernahkah kita merasa bahwa orang-orang di sekitar kita jauh lebih hebat dari yang kita kira ? . . . atau,,, pernahkah kita merasa bahwa orang-orang yang berada di kehidupan kita ternyata tidak sesuai dengan yang kita harapkan ?…..
Hmmmmmmm,,, pastinya sudah teramat sering kita mendengar kata-kata seperti “Setiap manusia di ciptakan oleh Tuhan dengan keunikan masing-masing ”
Mengutip ceramah Aa Gym bahwa “suatu bangunan terdiri dari berbagai bahan,, Ada bata,, pasir,, semen. Begitu juga keanekaragaman sifat manusia”
Ada yang heboh dan seru,,, yang kerjaannya megeluarkan joke-joke yang asiik untuk di dengar . . . ketika bersamanya,,, dunia jadi penuh tawa . . . ada lagi si pandai berbicara alias si jago debat,, setiap perkataan yang di keluarkan oleh si jago debat ini biasanya masuk akal semua . . . ada juga si pendiam yang terlihat tak banyak berbicara,, dan ada si cuek yang bawaannya nyantai mulu . . . semua sifat itu saling berinteraksi dan membutuhkan satu sama lain.
Tidak selamanya berinteraksi dengan si heboh dan seru itu menyenangkan,,, terkadang kita juga butuh si pendiam yang lebih banyak mendengar daripada berbicara .atau,,, kita juga akan membutuhkan si cuek yang tidak terlalu ambil pusing dengan apa yang terjadi di kehidupannya… dan,,, kita juga mengharapkan kehadirannya si pandai bicara untuk bisa memberikan input-input yang bagus untuk kehidupan kita.
Ada kalanya interaksi itu menghasilkan harmonisasi yang sangat indah,, namun . . . ada kalanya juga,, interaksi itu menimbulkan gesekan-gesekan. Dan,,, ketika gesekan-gesekan itu terus menerus terjadi . . . maka,,,
“Berusaha memahami” . . . itu kuncinya . . .
Memahami perbedaan yang ada,, memahami kekurangan orang lain,,, memahami mengapa seseorang melakukan ini,,, melakukan itu . . .
“Berusaha menerima apa adanya”
Bukankah kita ingin agar orang lain bisa menerima kita dengan segala kelebihan dan kekurangan kita ? … Lalu,,, kenapa kita tak mencoba untuk bisa menerima orang lain secara ’utuh’ ? . . .
Bukankah kita ingin agar orang lain bisa menerima kita dengan segala kelebihan dan kekurangan kita ? … Lalu,,, kenapa kita tak mencoba untuk bisa menerima orang lain secara ’utuh’ ? . . .
Dan,,, akhirnya . . . ingin ku katakan ”I Like You Just The Way You Are . . . “
* Tulisan ini terinspirasi dari sahabat-sahabat di kehidupanku yang semakin hari semakin menunjukkan sifat unik mereka*
Terimakasih,,, thank you so much,, hatur nuhun,, arigato gozaimasu,, gamsahamnida,, jazakumullah khairan katsir telah menerimaku apa adanya . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar