Sabtu, 27 November 2010

Seorang Muslimah itu...

Seorang muslimah itu …   yang lembut fitrah tercipta,
halus kulit, manis tuturnya,

lentur hati …

indah wajahnya,

seindah rasa membisik di jiwa,

di matanya cahaya,

dalamnya ada air,

sehangat cinta,

sejernih suka,

sedalam duka,

ceritera hidupnya …


Seorang muslimah itu …

hatinya penuh manja,

penuh kasih sayang semuanya,

cinta untuk diberi …

kasih untuk dirasa …

namun manjanya
bukan untuk semua,

bukan lemah,

atau kelemahan dunia …

ia bisa kuat,

bisa jadi tabah,

bisa ampuh menyokong,

pahlawan-pahlawan dunia …


begitu unik tercipta,

lembutnya bukan lemah,

tabahnya tak perlu pada

jasad yang gagah …


Seorang muslimah itu …

teman yang setia,

buat Adam dialah Hawa,

tetap di sini …

dari indahnya jannah,

hatta ke medan dunia,

hingga kembali mengecap nikmatNya …


Seorang muslimah itu …

bisa seteguh Khadijah,

yang suci hatinya,

tabah & tenang sikapnya,

teman lah-Rasul,

pengobat duka & laranya …


Bijaksana ia,

menyimpan ílmu,

si teman bicara,

dialah Áisyah,

penyeri taman Rasulullah,

dialah Hafsah,

penyimpan mushaf pertama kalamullah …


Seorang muslimah itu …

bisa setabah Maryam,

meski dicaci meski dikeji,

itu hanya cerca manusia,

namun sucinya ALLah memuji …


Seperti Fatimah kudusnya,
meniti hidup seadanya,

puteri Rasulullah …

kesayangan ayahanda,

suaminya si panglima agama,

di belakangnya dialah pelita,

cahaya penerang segenap rumahnya,

ummi tersayang cucunda Baginda …


Bisa dia segagah Nailah,
dengan dua tangan

tegar melindung khalifah,

meski akhirnya bermandi darah,

meski akhirnya khalifah rebah,

syahid menyahut panggilan Allah .


Seorang muslimah itu …
perlu ada yang membela,

agar ia terdidik jiwa,

agar ia terpelihara …

Dengan cinta Rabbnya,
dengan rindu Rasulnya …

dengan yakin Deennya,

dengan teguh áqidahnya,

dengan utuh cinta yang terutama,

Allah dan juga RasulNya,

dalam ketaatan penuh setia .

pemelihara kesucian dirinya,

agama, keluarga & ummahnya …

Seorang muslimah itu …
melenturnya perlu kasih sayang,

membentuknya perlu kebijaksanaan,

kesabaran dan kemaafan,

keyakinan & penghargaan,

tanpa jemu & tanpa bosan,

memimpin tangan, menunjuk jalan …


Seorang muslimah itu …
yang hidup di alam ini,

gadis akhir zaman,

era hidup perlu berdikari …

dirinya terancam dengan fitnah,

sucinya perlu tabah,

cintanya tak boleh berubah,

tak bisa terpadam oleh lelah,

dek keliru fikir jiwanya,

kerana dihambur ucapkata nista,

hanya karena dunia memperdaya …

Karena seorang muslimah itu,
yang hidup di zaman ini …

perlu teguh kakinya,

mantap iman mengunci jiwanya,

dari lemah & kalah,

dalam pertarungan yang lama …

dari rebah & salah,

dalam perjalanan mengenali Tuhannya,

dalam perjuangan menggapai cinta,

nikmat hakiki seorang hamba,

dari Allah yang menciptakan,

dari Allah yang mengaruniakan,


seorang muslimah itu …
anugerah istimewa kepada dunia!


seorang muslimah itu …
tinggallah di dunia,

sebagai ábidah,

dah’ieyah & mujahidah,

pejuang ummah …

anak ummi & ayah,

muslimah yang solehah …

Kelak jadi ibu,
membentuk anak-anak ummah,

rumahnya taman ilmu,

taman budi & ma’rifatullah …

Seorang muslimah itu …
moga akan pulang,

dalam cinta & dalam sayang,

redha dalam keredhaan,

ALLah yang menentukan …

seorang gadis itu dalam kebahagiaan!

Moga lah-Rahman melindungi,
merahmati dan merestui,

perjalanan seorang gadis itu …

menuju cintaNYA yang ABADI!

Amien…..


** Disunting dari catatan “seorang gadis itu” (ainhumaira)**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar